Hikam Zain

Magnet Cinta

Gambar: Ilustrasi Penulis

NUKITA.ID, MALANG – Orang-orang yang mempunyai rasa cinta didalam hatinya maka ketika memandang  akan terlihat indah, dan semuanya  dipenuhi keindahan. Rasa cinta terhadap sesama manusia lebih-lebih terhadap saudara seiman adalah anjuran agama  bahkan orang yang cinta karena Allah jaminannya akan mendapatkan manisnya kelezatan iman dan tempat kenikmatan abadi bernama Sorga.
Suatu saat sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW,  " kapan hari kiamat tiba? "
" Apa yang engkau persiapkan? "
Rasul balik bertanya.
" Tidak ada sama sekali kecuali aku mencintai Allah dan RasulNya. " Jawab sahabat tersebut.
" Bahwa engkau akan bersama orang orang kamu cintai. " Rasul menjawab.
" Tidak ada kalimat yang lebih membahagiakanku dari pada kalimat ini:
انت مع من احببت
Engkau bersama orang yang kamu cintai. " 
Tutur sahabat tersebut.


Lantas bagaimana agar kita bisa mencinta dan di cintai ?

1. Memberitahukan kepadanya bahwa kita telah mencintainya.
Seperti disabdakan Rasul SAW:
إِذَا أَحَبَّ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُعْلِمْه اياه

"Bila salah seorang dari kalian mencintai saudaranya, hendaklah memberitahukan padanya."

2. Mendahului untuk bersalaman dan mendahului dalam mengucapkan salam  ketika bertemu.

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلَا تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا أَوَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ.

"Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan kalian tidak akan beriman sehingga kalian saling menyayangi, maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian amalkan maka kalian akan saling menyayangi? sebarkanlah salam di antara kalian."

3. Memberikan hadiah pada kesempatan-kesempatan tertentu.
تهادوا تحابوا.
Saling berikanlah hadiah, maka kalaian akan saling mencintai

4. Berziarah ke sesama kolega, teman atau saudara tapi jangan terlalu sering karena nanti akan menimbulkan kebosanan juga 
زُرْ غبًّا تَزْدَدْ حُبًّا. 

Berkunjunglah kadang-kadang (tidak terlalu sering), niscaya akan bertambah kecintaan. 

5. Juga tidak terlalu mencintai hingga berlebihan yang nantinya justru akan menjadi benci yang berlebihan.

أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا مَا.
(رواه الترمذي )
"Cintailah orang yang engkau cintai seperlunya saja, karena bisa saja suatu hari dia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kamu benci sekedarnya saja, karena bisa jadi suatu hari kelak dia akan menjadi orang yang engkau cintai." 

6. Menjaga agar tetapnya iman, senantiasa beramal solih dan menjauhi kemaksiatan, hal yang seperti ini akan mendatangkan kecintaan dari yang maha kuasa.

 إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh,  Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam hati mereka rasa kecintaan.


Bagaimana dengan orang berbeda agama? 
Jika kita tidak bisa mencintai karena keimanan setidaknya kita mencintai mereka karena kemanusiaan. Akhir hayat mereka tidaklah ada yang tahu. Bisa saja Allah mewafatkan mereka dalam keadaan islam dan bersyahadat. Kita benci terhadap kekufurannya tapi bukan pada orangnya.

Sebuah kisah menarik guru saya, Al Habib Ali al-Jufri, diambil dari website https://ngaturjiwo.blogspot.co.id/2015/01/dialog-habib-ali-al-jufri-dengan-kurt.html?m=1.

Dengan izin Allah Ta`ala beliau terpilih untuk bertemu dengan Kurt Westergaard seorang yang membuat karikatur Nabi Muhammad SAW yang nyeleneh dan menyebar ke pelbagai penjuru dunia, membuat ummat islam marah. Kurt tampak gelisah,berbicarapun terlihat super hati-hati, berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Habib Ali, tenang, khusu`, ramah, santun dan senantiasa tersenyum. 

Sama sekali tidakterlihat kemarahan di wajahnya. Sampai-sampai Kurt terheran-heran,mengapa Habib Ali Al Jufri yangsosok perawakannya seperti manusia yang pernah ia gambar, Rasulullah SAW yang bersorban dan berjubah bersikap sedemikian rupa.“Mengapa anda menerima saya? padahal saya ini dicari-cari orang-orang Islam sedunia untuk di bunuh. Mereka menganggap saya menghina Rasulullah SAW karena membuat gambarnya. Tapi ketika saya bertemu anda. Anda tidak marah malah sebaliknya. Mengapa?”, Tanya Kurt.

Habib Ali dengan lembut menjawab, Mengapa saya harus marah kepada anda?” Apakah karena anda menggambar Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam dengan karikatur?” Kalau anda menggambar seperti itu, saya menyadari bahwa anda tidak kenal dengan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam. Anda tidak mengetahui figur Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yang sebenarnya.Jadi wajar saja anda berbuat seperti itu. Seandainya anda bertemu Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam, saya yakin beliau pun tidak akan marah dengan apa yang anda gambarkan. Saya juga yakin, anda akan dikasihi dan di sayangi oleh beliau shalallahu alaihi wasallam.Beliau (Shalallahu alaihi wasallam) itu mempunyai sifat kasih sayang kepada setiap umat manusia, kepada umatnya, bahkan kepada musuhnya, kepada siapa saja….karena beliau saw diberi tugas oleh Allah sebagai rahmat didunia ini, dan menyampaikan agama islam,agama yang baik untuk semua orang.Jika sudah mempelajari figur nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam secara obyektif, anda pasti akan mencintai beliau. Anda menggambarkan seperti itu karena anda tidak tahu siapa beliau.
”Kurt pun terperanjat dengan ucapan Habib Ali ini. Dia lantas memuji-muji Habib Ali dan merasa bangga karena telah bertemu dengannya. 

Allahumma Shalli `ala Sayyidina Muhammad wa`ala alihi washahbihi wasallim.

Quote : Orang yang beriman dan beramal sholih, Allah akan menanamkan pada hatinya sebuah kecintaan

*Penulis adalah Ahmad Zain Badruddin, Ponpes An Nur 2 Bululawang, Malang

Berita Lainnya

berita terbaru

Abah Sanusi, Bupati Harapan NU?

22/10/2018 - 01:15

berita terbaru

ULAMA

17/09/2018 - 17:52

berita terbaru

Menyorot Polri Lawan Hoax

11/03/2018 - 23:59

Comments