HSN, Ketua PCNU Kabupaten Malang Genjot Semangat Santri

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) dengan Pemerintah Kabupaten Malang Mengadakan Peringatan Hari Santri Nasional 2020. (Foto: Nukita)

NUKITA.ID, MALANG – Pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Kabupaten Malang, Jawa Timur, resmi dilakukan. Acara yang dipelopori oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) dengan Pemerintah Kabupaten Malang itu berjalan lancar.

Kegiatan serimonial HSN 2020 itu dipusatkan di Pendopo Agung Pringgitan Kabupaten Malang. Turut hadir dalam kegiatan dr. Umar Usman (ketua PCNU Kabupaten Malang), Drs. Sjaichul Ghulam, M.M (Pjs Bupati Malang), KH Fadhol Hija (Ketua MUI Kabupaten Malang), H. Mursidi, Drs, MM (PDM Muhammadiyah Kabupaten Malang), Drs. H. Abdullah Wakid (Ketua DPD LDII Kabupaten Malang, serta jajaran pengurus PCNU dan Forkopimda Kabupaten Malang.

Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr. Umar Usman, meminta agar seluruh santri di Kabupaten Malang dapat menjadi pelopor dalam upaya mencerdaskan bangsa. Kaum santri juga harus berperan aktif dalam menjaga keutuhan negara.

"Kini,santri melalui gemblengan lembaga pendidikan pondok pesantren terus mengisi dan menggerakkan pembangunan, benteng moral bangsa, serta potret Islam ramah ditengah gempuran modernisasi asing dan perkembangan teknologi," ujarnya.

Lebih lanjut ia menyebut bahwa sebagai sebuah komunitas, jejaring organisasi dan juga pergerakan, santri terbukti mampu menjadi salah satu aktor utama dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari jerat kolonialisme.

"Santri hari ini dan santri di masa yang akan datang, harus mampu menjawab tantangan zaman. Santri diharapkan mampu memenangkan pertarungan global, mengambil peran strategis dan mendedikasikan diri untuk senantiasa siap berkorban dan memiliki kecintaan terhadap tanah air yang tinggi serta mampu mewujudkan kemandirian Indonesia dengan daya saing yang tinggi," lanjutnya.

Dalam konteks Indonesia dan dunia yang sedang menghadapi pandemi, katanya, santri harus mengambil peran untuk berjihad memberikan sumbangsih terbaiknya untuk membantu menanggulangi wabah covid-19.

"Jika dulu, Fatwa resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari dimaksudkan untuk melawan kolonialisme dan penjajahan, maka jihad hari ini adalah bersatu melawan wabah agar kita semua diberi keselamatan dan kesehatan," tutupnya.(*)

Comments