Diskusi Online, Dena Setya Utama: Setiap Pelajar Adalah Kantor Berita

Ilustrasi Dena Setya Utama menyampaikan materi. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKITA.ID, MALANG – Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU MA Al-Hidayah, Wajak, Kabupaten menggelar diskusi online WhatsApp Group, Kamis (26/3/2020).

Kreator konten media sosial TIMES Indonesia yang juga anggota LTN NU Kabupaten Malang, Dena Setya Utama menyampaikan banyak hal, salah satunya, "Setiap pelajar adalah kantor berita."

Diskusi online tersebut dilaksakan atas himbauan pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus corona (COVID-19) dengan melakukan segala sesuatu dari rumah termasuk pembelajaran online.

Diskusi tersebut khusus membahas bagaimana bermedia sosial yang baik dengan tema, "Cerdas Bermedia Sosial."

Didalam grup yang berisi 39 anggota PK IPNU IPPNU Al-Hidayah, Wajak tersebut, Dena membahas banyak hal tentang jenis-jenis sosial media, contoh berita hoaks, cara mengecek berita hoaks, dll.

"Cara cukup mudah yaitu dengan melihat link yang menyebarkan berita tersebut, jika sumbernya valid maka isinya bisa di pertanggung jawabkan," jelasnya.

Ia menambahkan, jika link sumbernya berupa blog pribadi, tidak perlu disebar lagi.

"Itu adalah cara sederhana agar kita terhindar dari berita hoaks, stop di kamu dulu jika ragu. Karena kita semua adalah kantor berita, setiap pelajar adalah kantor berita," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bagaimana cara generasi milineal dalam meminimalisir berita-berita hoaks dengan mengikuti situs-situs yang kredibel.

"TIMES Indonesia sendiri sudah memiliki cek fakta untuk mengecek berita itu hoaks atau fakta. Selain itu kalian juga bisa melihat di situs cekfakta.com. Nah, jika disitus cek fakta masih belum ada, berarti masih debatable atau masih diperdebatkan jadi jangan di share dulu," ujarnya.

Ia mengajak seluruh pelajar yang mengikuti diskusi untuk memposting hal yang positif dan optimis, jangan memposting sesuatu yang pesimis atau negatif.

"Itu malah membuat panik, jadi gunakan media sosial untuk hal yang positif ya," pungkasnya.

Di akhir penjelasannya, Dena berpesan. "Tetap tenang, jaga kebersihan, tidak perlu takut berlebihan dengan virus corona saat ini, dan juga tidak boleh meremehkan.  Stay Cool, Keep Calm."

Diskusi online PK IPNU-IPPNU Al-hidayah, Wajak tersebut berjalan lancar, dengan antusias dari para pelajar yang tergabung didalamnya. (*)

Comments